Latest Entries »

mzl.llyyrzqn.1024x1024-65

Anggrek_TanahSecara umum habitat anggrek dibedakan menjadi 4 kelompok yaitu Anggrek Epifit (hidup menumpang pada tanaman lain), Anggrek Terestial (tumbuh di tanah), Angrek Litofit (tumbuh pada batu-batuan) dan Anggrek Saprofit (hidup pada humus/daun-daun kering).
Spathoglotis merupakan satu dari puluhan anggrek tanah. Jenis Spathoglotis tumbuh subur apabila kondisi lingkungannya baik dengan ketersediaan air, unsur hara, suhu dan sinar matahari baik dengan naungan maupun tanpa naungan.
Spathoglotis yang sudah lama dikenal di Indonesia umumnya berwarna ungu (Spathoglotis Plicatta) namun belakangan telah dikembangkan beberapa varietas baru yang menghasilkan warna lain seperti kuning atau putih. Spesies berwarna kuning hanya tumbuh baik di dataran tinggi. Spathoglotis Plicatta pertama ditemukan di daerah tropis.
Anggrek tanah memerlukan media sebagai sumber makanan. Pemakaian humus, pupuk dan kompos sangat diperlukan.Perbanyakan tanaman dilakukan dengan biji atau anakan tanaman. Akarnya cepat berkembang sehingga apabila ditanam di pot diperlukan pot ukuran besar. Soal perawatan, pangkaslah secara teratur dengan memotong daun yang sudah cokelat atau tangkai yang mengering.
Foto: Fransiska Ken, sumber: ideaonline
Incoming search terms:, anggrek tanah kuning, artikel anggrek tanah, media anggrek tanah, anggrek

Anggrek terbesar di dunia, Grammatophyllum Speciosum yang disebut juga Anggrek Tebu ditemukan mekar di dalam kebun durian milik warga Desa Sungai Ipuh, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

“Terakhir mekar tahun 2007 tapi sekarang berbunga lagi dan ukurannya lebih besar,” kata Barlian, warga setempat yang menemukan bunga mekar tersebut.

Anggrek Tebu atau juga dikenal Anggrek Harimau masih banyak ditemukan di dalam kawasan hutan di sekitar desa mereka, juga tumbuh sebagai tanaman efifit di pohon durian milik warga. “Kebetulan yang berbunga sekarang mekar di tanaman durian yang sudah tua, rumpun bunga ini juga sangat besar,” tambahnya.

Dari pengamatan, bunga tersebut mulai mengeluarkan tangkai bunga pada Juni 2011 yang diperkirakan mekar pada September atau Oktober tahun ini juga. Dari satu tangkai bunga, muncul 27 bakal bunga yang saat ini panjangnya 40 cm hingga 60 cm.

“Panjang tangkai bunga ini akan bertambah karena biasanya mencapai 150 cm hingga 170 cm,” tambahnya.

Barlian yang juga menangkar anggrek hutan ini mengatakan bunga tersebut membutuhkan waktu satu tahun mulai dari proses mengeluarkan tangkai bunga sampai buahnya masak. Grammatophyllum ditangkarnya di pekarangan rumah yang ditumbuhkan pada pohon kelapa juga mulai mengeluarkan tangkai bunga.

Rumpun yang besar merupakan kekhasan bunga tersebut. Jumlah batang anggrek yang ditangkar mencapai 250 batang yang panjangnya bervariasi mulai satu meter hingga 3,5 meter.

“Bunga yang saya tangkar di pekarangan juga terakhir mekar pada 2007, sekarang mekar lagi setelah empat tahun,” ujarnya.

Jika mekar, bunga tersebut bisa bertahan selama dua hingga empat bulan. Barlian mengatakan kelestarian bunga langka itu semakin terancam dengan aktivitas perambahan hutan.(Ant/BEY)

 

sumber : metrotv

Anggrek terbesar dan terkecil di dunia terdapat di Indonesia. Adalah anggrek tebu atau Grammatophyllum speciosum yang menyandang predikat sebagai anggrek terbesar di dunia. Sedangkan anggrek terkecil di dunia disandang oleh Oberonia sp.

Baik anggrek terbesar maupun anggrek terkecil, kedua-duanya merupakan tumbuhan asli Indonesia. Bahkan jenis anggrek dari genus Oberonia yang menjadi anggrek terkecil di dunia merupakan tumbuhan endemik kepulauan Mentawai, Indonesia.

Anggrek Terbesar di Dunia. Grammatophyllum speciosum yang sering disebut sebagai anggrek tebu, anggrek ratu, anggrek harimau, atau anggrek macan (meskipun untuk dua nama yang terakhir agak rancu dengan spesies anggrek Grammatophyllum scriptum yang memiliki nama serupa), dan dalam bahasa Inggris disebut Sugar Cane Orchid, Giant Orchid, atau Queen of the Orchids, menyandang predikat sebagai anggrek terbesar.

Anggrek yang mempunyai panjang malai hingga 3 meter dengan diameter malai sekitar 1,5-2 cm, dengan satu rumpunnya mempunyai berat hingga 1 ton ini, selain menyandang sebagai anggrek terbesar juga diyakini sebagai anggrek terberat di dunia.

Tanaman anggrek tebu tersebar secara alami mulai dari Myanmar, Thailand, Laos, Vietnam, Malaysia, Indonesia, hingga Papua New Guinea. Di Indonesia anggrek tebu tersebar mulai dari pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Penjelasan lebih detail tentang anggrek tebu ini silakan baca artikel: Anggrek Tebu (Grammatophyllum speciosum) Anggrek Terbesar.

Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Plantae. Divisi: Magnoliophyta. Kelas: Liliopsida Ordo: Asparagales. Famili: Orchidaceae. Subfamili: Epidendroideae. Suku: Cymbidieae. Genus: Grammatophyllum. Spesies: Grammatophyllum
speciosum.

Anggrek Terkecil di Dunia. Predikat anggrek terkecil di dunia semula dipegang oleh Platystele sp., anggrek asal Ekuador yang ditemukan pada 2009 yang berukuran antara 2 mm – 2,1 mm. Namun pada pertengahan 2010, Destario Metusala, seorang peneliti LIPI, menemukan anggrek dari genus Oberonia dari kepulauan Mentawai yang mempunyai ukuran 1,1 mm – 1,5 mm

 

 

Refensi dan gambar:

INDONESIA, NEGERI ANGGREK DUNIA

“aku bahagia hidup sejahtera di khatulistiwa, alam berseri-seri bunga beraneka..”

Boleh jadi ungkapan di atas belum menggambarkan keadaan Indonesia seutuhnya karena yang merasa bahagia sejahtera hidupnya itu hanya sebagian dari kita yang mungkin bergelimang harta. Sementara sebagian saudara kita berada di kondisi yang berlawanan.

Tapi lirik lagu Zamrud Khatulistiwa yang dipopulerkan oleh Chrisye tersebut juga tidak salah. Indonesia memang negeri yang tanahnya membentang di bawah khatulistiwa dengan alam yang keindahannya diakui dunia tiada dua. Dilihat dari manapun Bumi Indonesia adalah surga biodiversitas dengan belantara yang hijau memukau. Dan memang benar di dalam belantara itu ribuan aneka bunga cantik tersembunyi. Satu di antaranya bernama Anggrek.

 

Dalam peta flora dunia, Indonesia sering digolongkan ke dalam kawasan Malesia (BUKAN Malaysia). Malesia adalah kawasan yang meliputi wilayah beberapa negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Timor Leste dan Papua New Guinea. Dibandingkan kawasan lain di dunia, Malesia yang tak terlalu luas justru diyakini sebagai salah satu pusat biodiversitas dunia, tak hanya dari segi jumlah, namun juga kekhasannya.

Dan dalam kawasan Malesia, Indonesia menjadi pemilik terbesar biodiversitas tersebut. Salah satu kekayaan Indonesia yang tak tersaingi oleh alam negara lain adalah Anggrek.

Di kawasan Malesia, New Guinea yang terdiri dari Papua dan Papua New Guinea menjadi tempat dengan kekayaan Anggrek terbesar yakni sekitar 2717 spesies yang tersebar di 72 genus. Namun di wilayah Indonesia, pulau Kalimantan/Borneo masih diyakini menjadi wilayah dengan kekayaan Anggrek terbesar yakni mencapai 1400 spesies, diikuti Sumatera dengan 1126 spesies, Jawa 769 spesies, Sulawesi 500 spesies, Maluku 369 spesies dan Nusa Tenggara sekitar 200 spesies.

Beberapa spesies anggrek Indonesia bersifat khas yakni hanya dijumpai di pulau-pulau atau wilayah tertentu. Salah satunya yang cukup terkenal adalah Coelogyne pandurata (Anggrek Hitam) yang dijumpai di wilayah tertentu di Kalimantan. Sementara sisanya banyak yang bersifat kosmopolit seperti Anggrek Dendrobium crumenatum (Anggrek Merpati), Spathoglottis plicata (Anggrek Antel-antel) dan Coelogyne speciosa.

Di antara ribuan spesies tersebut, kita tak boleh melupakan satu spesies Anggrek yang sangat populer di dunia yakni Phalaenopsis amabilis. Anggrek ini sering disebut dengan nama Anggrek Bulan meski berdasarkan bentuk morfologi bunganya, Anggrek ini lebih mirip dengan kupu-kupu, sesuai dengan asal namanya (Phalainos = kupu-kupu, lebah, kumbang, Opsis : bentuk, penampakan). Oleh karena itu di beberapa negara Phalaenopsis amabilis dikenal sebagai Anggrek kumbang.

Saya sendiri cenderung membatasi (dalam beberapa hal malah menghindari) penyebutan Anggrek Bulan untuk merujuk Phalaenopsis amabilis. Alasannya karena nama tersebut terlalu umum dan pada kenyataanya nama Anggrek Bulan justru menenggelamkan popularitas Phalaenopsis amabilis sebagai salah satu identitas Indonesia. Anggrek Bulan lebih familiar sebagai nama untuk menyebut segala macam bunga Anggrek dengan bentuk serupa Phalaenopsis amabilis yang tak jarang justru berupa anggrek hibrida dari negara lain.

Di Indonesia Phalaenopsis amabilis dijumpai tumbuh di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Ambon, Timor hingga Papua. Namun meski tersebar luas, beberapa spesies Phalaenopsis amabilis memiliki kekhasan yang berbeda di setiap pulau. Oleh karena itu di Indonesia dikenal beberapa varietas dan subspesies dari Phalaenopsis amabilis.

Begitu begitu khas dan spesialnya, sejak tahun 1993, Phalaenopsis amabilis ditetapkan sebagai satu dari tiga Bunga Nasional Indonesia. Berdasarkan Keputusan Presiden No. 4 Tahun 1993, Phalaenopsis amabilis disebut sebagai Puspa Pesona Indonesia.

Phalaenopsis amabilis, Puspa Pesona Indonesia

Namun hal itu bukan berarti kita hanya wajib mengenal Phalaenopsis amabilis. Ribuan spesies Anggrek lain yang menjadi kekayaan alam Indonesia sudah semestinya kita kenali dan cintai. Jangan sampai Indonesia menjadi negara yang dicap gagal mengenali kekayaan Anggreknya karena di saat bangsa lain mengagumi kecantikan Anggrek Indonesia, kita justru terus melupakannya.

Mulai hari ini, detik ini saat membaca tulisan ini atau tulisan tentang Anggrek Indonesia lainnya, semoga kita menjadi generasi muda yang setahap lebih maju dibanding sesama kita dalam mengenal dan mencintai Anggrek Indonesia. Selanjutnya kita yang akan membagikan kabar membanggakan ini kepada sesama saudara kita. Katakan pada mereka : “INDONESIA, NEGERI ANGGREK DUNIA”.

Sebagai salah satu sumber pengobatan tertua di dunia terutama pengobatan herbal, manfaat tanaman anggrek telah banyak digunakanmanfaatkan oleh bangsa China sejak dahulu kala. Seperti yang dituliskan oleh Prof. J Bulpitt dalam artikelnya: The use of orchids in Chinese medicine, beberapa spesies anggrek seperti spesies anggrek Dendrobium (Dendrobium Moniliforme), Gastrodia Elata, Bletilla Striata, Anoectochilus formosanus, Cremastra Appendiculata, telah dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional China.
Selain bunganya yang unik dan menarik, dari informasi jenis herbal dibawah kita akan bisa melihat beberapa manfaat tanaman anggrek.

Shi – Hu : Dengan mengkomposisikan sebanyak lima jenis anggrek Dendrobium, jenis herbal ini dianggap efektif dalam menangkal beberapa penyakit atau sindrom yang berhubungan dengan paru-paru, ginjal dan perut seperti kehausan, demam, lidah merah, faucitis, gastritis atrofi dan diabetes.

Tin – Ma: Herbal jenis ini memanfaatkan anggrek spesies Gastrodia Elata yang dikombinasikan dengan herbal lain dan dianggap efektif dalam mengobati beberapa gejala atau penyakit yang bersumber dari gangguan akan angin seperti: rasa pusing, kejang, hipertensi dan stroke.

Bai – Ji: Herbal ini memanfaatkan spesies anggrek Bletilla Striata. Ekstrak dari anggrek ini sekarang banyak digunakan untuk pengobatan yang beruhubungan denga hemoptisis dan perdarahan dari ulkus lambung dan trauma.

Jin – Sian – Lian: Herbal jenis ini di ekstrak dari dua anggrek spesies jenis Anoectochilus formosanus dan A. Koshunensis. Herbal ini banyak dimanfaatkan untuk pencegahan infeksi akibat dari luka bakar.

San – Ci – Gu: Nama herbal ini adalah juga nama jenis anggrek Cremastra Appendiculata yang juga biasa disebut sebagi Tulip China. Herbal ini memberi efek ‘dingin’ dan dapat digunakan dalam pengobatan beberapa penyakit yang berhubungan dengan ‘api’ dan ‘racun’, seperti faucitis, tonsilitis, hipertensi dan kanker.

Untuk informasi selengkapnya mengenai manfaat tanaman anggrek bisa melihat pada sumber artikel di bawah.

Source: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2121637/

Benthamia sp Madagascar

Spesies :
Genus : *Benthamia
Sub Family : Orchidoideae
Family : Orchidaceae
Ordo : Asparagales
Klas : Liliopsida
Subtribe :
Tribe :
Devisi : Magnoliophyta
Kingdom : Plantae

Deskripsi

Genus ini terdiri dari kurang lebih 30 spesies anggrek Seluruh spesies dari genus ini hidup berupa anggrek tanah. Genus anggrek ini berkerabat dekat dengan genus Habenaria

Sebaran

Sebagian besar terdapat di Madagascar dan beberapa spesies terdapat di Mascarene.

Keterangan

Species 1.Satyrium spirale Thouars 1822 sinonim dengan Benthamia spiralis (Thouars) A.Rich. 1828 2.Benthamia sp Madagascar

Keterangan

spesies: 1.Batemannia colleyi Lindley 1834[1835] 2.Batemannia armillata Rchb.f 1875 3.Batemannia burtii Endr. & Rchb.f 1872 4.Batemannia ciliata (Morel) Cogn. 1906 5.Batemannia colleyi Lindley 1834[1835] 6.Batemannia fimbriata Linden & Rchb.

Beclardia macrostachya
Genus : Beclardia
Sub Family : Epidendroideae
Family : Orchidaceae
Ordo : Asparagales
Klas : Liliopsida
Subtribe :
Tribe :
Devisi : Magnoliophyta
Kingdom : Plantae

Deskripsi

Genus ini merupakan genus monotipik yang hanya terdiri dari satu spesies anggrek yang tumbuh berupa anggrek epifit. Nama genus ini berasal dari nama seorang petani Perancis yang hidup di thun 1800an, Beclard .

Sebaran

Genus ini hanya terdapat di wilayah Mascarene dan Madagascar.

Batemannia colleyi

Spesies :
Genus : Batemannia
Sub Family : Epidendroideae
Family : Orchidaceae
Ordo : Asparagales
Klas : Liliopsida
Subtribe :
Tribe :
Devisi : Magnoliophyta
Kingdom : Plantae

Deskripsi

Genus anggrek ini terdiri dari anggrek epifit yang tumbuh bergerombol. Empat spesies dari genus ini tumbuh di sekitar danau Amazon. Anggrek ini memiliki pseudobulb yang berbentuk ovoid dengan 2 sampai 3 helai daun berbentuk plicata. Perbungaan berupa r

Sebaran

Amazon

Spesies :
Genus : Bartholina
Sub Family : Orchidoideae
Family : Orchidaceae
Ordo : Asparagales
Klas : Liliopsida
Subtribe :
Tribe :
Devisi : Magnoliophyta
Kingdom : Plantae

Deskripsi

Genus ini terdiri dari dua spesies anggrek. Anggrek ini tumbuh berupa anggrek tanah yang tumbuh pada tanah kompos berpasir dan suhu dingin yang lembab.

Sebaran

Endemik di propinsi Cape Town di Afrika Selatan

Keterangan

Spesies 1.Bartholina ethelae Bolus 1884

  • Recent Posts

  • Archives

  • Categories

  • Meta

  • Create a free website or blog at WordPress.com.
    [ Back to top ]